fbpx
September 25, 2020
Berita

Liverpool Resmi Rajai Kasta Tertinggi Liga Di Eropa

Liverpool Resmi Rajai Kasta Tertinggi Liga Di Eropa

Penalti cepat Salah dan torehan Origi mengantarkan Liverpool berdiri di podium juara Liga Champions untuk pertama kali sejak 14 tahun silam.

Liverpool tampil sebagai juara Liga Champions 2018/19 setelah menyungkurkan Tottenham Hotspur dengan skor di Wanda Metropolitano.

Baca Juga Jadwal Tv Pertandingan Bola Lengkap << KLIK DISINI

Penantian panjang 14 tahun terbayar sudah. Musim 2004/05 adalah momen kali terakhir The Reds mengangkat Si Kuping Lebar ketika mereka membuat keajaiban Istanbul melawan AC Milan.

Ini merupakan final kedua Liverpool di ajang UCL dalam kurun setahun. Musim lalu, mereka berkesempatan untuk menjuarainya, namun tumbang dari Real Madrid dengan skor 3-1. Tapi musim ini, kubu Anfield tak menyia-nyiakan kesempatan kedua.

Torehan gelar juara ini sekaligus jadi piala pertama manajer Jurgen Klopp bagi Liverpool sejak mendarat di Anfield dari Borussia Dortmund tiga tahun silam.

Pertandingan baru seumur jagung, gawang Tottenham Hotspur sudah ternodai. Berawal dari bola yang diangkat Sadio Mane, bola mengenai tangan Moussa Sissoko di kotak sensitif. Wasit tanpa ampun menunjuk titik putih. Mohamed Salah yang maju sebagai eksekutor penalti, menunaikan tugasnya dengan sempurna. 1-0!

Sissoko coba membayar kesalahan di menit kesembilan. Mendapatkan ruang tembak, dia melepas tendangan spekulasi dari jarak jauh. Namun arahnya melenceng dari sasaran.

Seperempat jam lebih laga berjalan, gantian Trent Alexander-Arnold yang memiliki kesempatan untuk mengempaskan bola dari luar kotak penalti. Bergerak dari sisi kanan ke tengah, dentumannya hanya melebar dari sasaran.

Liverpool kembali menekan tujuh menit sebelum turun minum. Lagi-lagi tembakan dari luar kotak diperagakan. Kali ini Andy Robertson yang melakukannya, meski tembakannya dapat dimentahkan Lloris dan berujung corner. Dari situasi tendangan penjuru, Salah menyambutnya dengan sepakan voli, namun juga tak mengarah pada target.

Di lima menit terakhir, Liverpool mengepung pertahanan The Lilywhites lewat permainan open play dan sejumlah corner. Meski begitu, keunggilan klub Merseyside tidak bertambah. Skor 1-0 bertahan sampai kedua tim memasuki ruang ganti.

Di awal-awal babak kedua, pertandingan relatif berjalan sedikit melamban. Masing-masing tim tampak bermain lebih berhati-hati.

Menginjak menit ke-53, Fabinho mengayun bola di tepi kotak penalti, tapi dapat diblok lebih dulu sehingga tidak terlalu membahayakan bagi kiper Lloris.

Tujuh menit berselang, Spurs coba membangun serangan. Diawali dari tendangan penjuru, Jan Vertonghen berhasil menerimanya dengan tandukan. Tetapi tidak membahayakan kiper Alisson Becker lantaran bola melenceng dari gawangnya.

James Milner yang masuk dari bench, memiliki peluang emas di menit ke-68. Menerima sodoran bola di dalam kotak penalti Spurs, sayang tendangan datarnya melebar tipis dari gawang Lloris.

15 menit terakhir menuju bubaran, Heung-min Son berhasil menyisir dari sisi kiri menuju kotak penalti Liverpool. Namun di sana dia mendapat pengawalan ketat dari Joel Matip sebelum melepas tembakan berbahaya.

Sejurus kemudian Dele Allli yang mengancam pertahanan Liverpool dengan sundulannya, usai meneruskan umpan diagonal empuk dari sektor kanan. Sayang, bola mengarah ke sisi gawang Alisson.

Berikutnya, Son dan Lucas Moura berturut turut membuat jatuh bangun kiper Brasil itu. Tangguh! Sang kiper bisa membendung dua tembakan berbahaya untuk meredam sang lawan menyeimbangkan keadaan.

Spurs terus membombardir pertahanan Liverpool demi mengejar defisit. Giliran Harry Kane dari situasi tendangan bebas menguji Alisson di menit ke-85. Tetapi si kiper tak sedikit pun goyah. Skor masih 1-0.

Saat asyik menyerang, sang supersub Divock Origi menggandakan keunggulan bagi Liverpool. Tendangan penjuru disambut sepakan keras oleh Virgil van Dijk, tetapi dapat diblok. Bola kemudian dikuasai Matip lalu menyodorkannya pada Origi. Di ruang kosong, dia menghujam bola datar tanpa bisa dicegah Lloris.

Related posts

Edinson Cavani Buka Suara Masa Depannya Di PSG

olivia emma

Bali United Lanjutkan Tren Positif Setelah Menang Dari PSIS Semarang

olivia emma

Swedia Secara Mengejutkan Berhasil Menyingkirkan Jerman

olivia emma

Leave a Comment

Powered by Live Score & Live Score App