fbpx
September 30, 2020
Berita

Tuduhan Macan Kemayoran Sudah Diatur sebagai Juara Liga 1 Semakin Berembus Kencang

Tuduhan Macan Kemayoran Sudah Diatur sebagai Juara Liga 1 Semakin Berembus Kencang

Tuduhan Macan Kemayoran sudah diatur sebagai juara Liga 1 2018 semakin berembus kencang. Tudingan Persija Jakarta meraih gelar Liga 1 2018, karena sudah diatur semakin berembus kencang. Kondisi tersebut membuat ketua umum The Jakmania Ferry Indrasjarief, angkat bicara.

Menurut Ferry, pihaknya tidak masalah bila trofi tersebut dicabut. Asalkan, tudingan yang diberikan untuk Persija itu dapat dibuktikan secara nyata di hadapan publik.

Baca Juga : Highlight & Cuplikan Goal Lengkap Disini

Match-fixing terhadap Persija menguat setelah Satgas Anti Mafia Bola, menemukan dokumen yang sengaja dihancurkan di kantor keuangan klub tersebut. Padahal tempat itu sudah diberi garis polisi.

Bahkan, Plt ketua umum PSSI Joko Driyono yang merupakan pemegang saham mayoritas di Persija sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia disebut sebagai orang yang menyuruh merusak barang bukti itu.

Tak sampai di situ, ketika acara Mata Najwa dilangsungkan beberapa hari lalu, seorang narasumber yang minta identitasnya disamarkan menyebut laga terakhir Persija kontra Mitra Kukar memang sudah diatur. Akhir pertandingan itu Ismed Sofyan dan kawan-kawan meraih kemenangan 2-1 yang sekaligus menyegel gelar juara.

“Kalau saya gini, kalau memang isu yang diangkat mengenai pengaturan skor, silakan. The Jak selalu akan mendukung semua tindakan untuk membuktikan, untuk membongkar mengenai mafia skor pertandingan segala macam, itu kami dukung, sepakbola kami harus bersih,” ujar Ferry.

“Tapi tolong jangan tendensius, jangan apa-apa semua manuvernya hanya dikait-kaitkan dengan Persija. Misalnya gini, kalau memang awalnya isu ini rame karena Persija dibilang settingan, kemudian ada pengaturan skor. Ini kan terjadi tahun 2018, tapi kan yang jadi kebingungan kami nih orang awam, dari anak-anak The Jakmania, penyelenggaraan 2015 itu PT Liga Indonesia Baru, tapi kenapa sekarang fokusnya ke PT Liga Indonesia yang jadi penyelenggara terakhir tahun 2014. Itu kan juaranya bukan kami.”

“Jangan dibikin panas. Harusnya petinggi-petinggi itu semua berusaha bagaimana caranya statemennya sama-sama adem karena kami ini korban. The Jak akan jadi orang pertama yang minta kalau memang ada pengaturan, Persija akan minta balikin lagi saja pialanya.”

“Tapi sebelum itu dibuktikan ya jangan spekulasi. Kami sampai detik ini masih menganggap juara yang sah. Kami tetap berada di tribune karena kami ini menghargai jerih payah pemain. Selama itu tidak bisa dibuktikan saya anggap itu omong kosong, tapi tolong pihak-pihak lain jangan memperkeruh keadaan.”

Related posts

Borneo FC Harus Bangkit Dari Hasil Negativ Di Leg Awal

olivia emma

Coutinho gelisah Bertemu Liverpool Di Semi-final Liga Champions

olivia emma

Prancis Singkirkan Brasil Dengan Skor Dramatis 2-1 Di PD Wanita 2019

olivia emma

Leave a Comment

Powered by Live Score & Live Score App